Suksek Dalam Usaha, Penyandang Difable Raih KICI Award 2017

Bupati Rembang, Abdul Hafidz saat menyerahkan KICI Award 2017 ( foto: republika-news.com) REMBANG - republika-news.com , Dua perempuan penya...

Bupati Rembang, Abdul Hafidz saat menyerahkan KICI Award 2017 ( foto: republika-news.com)
REMBANG - republika-news.com, Dua perempuan penyandang desabilitas asal Kabupaten Rembang, Kamis malam (20/04/2017) menerima penghargaan Komunitas Ibu Cerdas Indonesia, atau (KICI) Award 2017.

Bertempat di alun - alun Rembang, Siswati Ningrum (36) perempuan asal Desa Sendangmulyo Kecamatan Sumber, dan Nurul Azizah Khoiriyah ibu rumah tangga asal Desa Nyikaran Desa Kemadu Kecamatan Sulang, menerima penghargaan yang diberikan oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz dan Ketua KICI Ratih Sanggarwati (KICI) Award 2017.

Dalam kesempatan tersebut Siswati mengaku senang bisa menjadi salah satu perempuan yang menerima penghargaan. Sebagai penyandang difable, ia termasuk perempuan yang sukses mengembangkan usaha konveksi dan mengajak sesama penyandang kaum berkebutuhan khusus lain, untuk ikut bergabung di "Sarah Modist" yang ia rintis.

"Untuk menjadi Kartini masa kini itu mudah tidak perlu kaya tetapi dengan keterbatasan kita mau mengkontribusikan apa yang kita bisa untuk orang-orang di sekitar kita. Kuncinya dimana ada kemauan disitu ada jalan,"tegasnya.

Sementara Ratih Sanggarwati mengajak perempuan Indonesia untuk tidak berpangku tangan, melihat ketertindasan yang dialami kaum hawa, sebagaimana yang dilakukan oleh RA Kartini dalam memperjuangkan hak-hak wanita.

"Hal itu pula yang membuat kami memilih Rembang menjadi tempat bermuhasabah, silaturahim. Tempat merajut kecerdasan di daerah ini supaya perempuan - perempuan cerdas seperti yang ada di Rembang" tuturnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rembang yang Hj Hasiroh Hafidz mengapresiasi pemberian penghargaan bagi mereka yang telah gigih berjuang. Harapannya mampu menjadi inspirasi bagi perempuan Indonesia khususnya di Rembang.

Selain dua perempuan asal Rembang, pada memontum hari Kartini tahun ini, ada delapan Kartini Indonesia dari berbagai daerah, yang ikut menerima penghargaan yang sama.

Diantaranya Hadijah (67) penggerak pendidikan dasar di DKI Jakarta, Farha Ciciek (54) aktivitas kemanusiaan dari desa ledokombo Jember, Irma Husnul Hotimah (42) perintis sagon bakar crispy dari Tangerang Selatan.

Selanjutnya Novi Kurbiasih (32) aktivis buruh migran Dari Semarang, pelopor aneka ragam kue kering adal Bandung Roro Ina Wiyandini (54), Karyati Vederubun seorang guru asal Maluku, yang rela mengajar di tempat terpencil, sehingga harus naik perahu terlebih dulu, Sugiarsih aktivis perempuan dari Sragen dan Ririn Hanjar Susilowati aktivitas HIV AIDS dari Sragen. (Ai / Sy)

Baca Juga

Terbaru 1515879652364642260

Post a Comment

Comments
0 Comments

emo-but-icon

LIVE RADIO CBFM

item