Tunggakan Peserta BPJS Di Rembang Capai 6 M

Saat calon peserta melakukan pendaftaran calon peserta di kantor BPJS Kesehatan Rembang (foto:republika-news.com) REMBANG - republika-news.c...

Tunggakan Peserta BPJS Di Rembang Capai 6 M
Saat calon peserta melakukan pendaftaran calon peserta di kantor BPJS Kesehatan Rembang (foto:republika-news.com)

REMBANG - republika-news.com, Pihak Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS), menyatakan tunggakan para peserta yang belum dibayar mencapai angka 6 milyar lebih.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala kantor BPJS Cabang Rembang Slamet Widodo. Ia menjelaskan, jika jumlah itu berkisar antara 9000 peserta, yang terdiri dari kelas 1 sampai dengan kelas 3. Yang besar premi setiap bulannya antara Rp 25.500 untuk kelas 3, Rp 51.000 bagi kelas 2 dan Rp 80.000 bagi akomodasi kelas 1.

Selamet Widodo menambahkan, jika jumlah peserta yang menunggak iuran tersebut, tercatat sejak program JKN pada 2014 sampai sekarang.

“Kondisi seperti ini sudah terjadi sejak 2014 sampai sekarang. April 2017 ini, tugakan masih cukup besar" jelasnya kepada media.

Ia juga menyebutkankan, jika tunggakan para peserta yang belum membayar jumlahnya cukup fantastis. Mulai dari 5 hingga 6 milyar. Slamet menjelaskan, setiap bulan kantor BPJS harus membayar pada rumah sakit baik umum dan swasta di Rembang mencapai 4 milyar lebih.

Sesuai undang-undang, kata Slamet, jika menunggak dalam pembayaran sebagai peserta BPJS, maka peserta akan dinon aktifkan sebagaimana aturan yang berlaku.

“Sesuai undang-undang, kepesertaanya akan nonaktif jika menunggak. Untuk kembali jadi peserta, yang bersangkutan tinggal bayar tagihan, yang belum terbayarkan. Tidak perlu daftar ulang,” terangnya.

Untuk pelunasan iuran, menurut Selamet, peserta bisa langsung melakukan pembayaran via bank, kantor pos, indomart dan alfamart, dan agen PPOB. (Ai / Sy)

Baca Juga

Utama 1416473648120288653

Post a Comment

Comments
0 Comments

emo-but-icon

LIVE RADIO CBFM

item